Monday, May 16, 2016

Tugas 3 - Quantum Computation

Pendahuluan
Quantum Computation adalah sebuah ilmu yang studi yang berfokus pada teknologi komputer yang berdasarkan  prinsip teori quantum, yang menjelaskan sifat dan perilaku energi dan materi pada quantum (atom dan subatom).
Quantum Computer, adalah alat hitung yang menggunakan mekanika quantum. Prinsip dasar komputer quantum adaah bahwa sifat quantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika quantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data.

Entanglement
Entanglement adalah bagian dari quantum computation. Apa itu entanglement? Entanglement adalah suatu teori mekanika quantum yang menggambarkan seberapa cepat dan betapa kuatnya keterhubungan partikel-partikel pada quantum computer.

Pengoperasian Data Qubit
Komputer quantum memelihara urutan qubit. Sebuah qubit tunggal dapat mewakili satu, nol, atau, penting. Sepasang qubt dapat dalam superposisi quantum dari 4 negara, dan 3 qubit dalam superposisi dari 8.
Sebuah contoh dari implementasi qubit untuk komputer quantum bisa mulai dengan menggunaan partikel dengan 2 putaran menyatakan “down” dan “up”.

Algoritma pada Quantum Computing
Sampai saat ini telah dikemukakan 2 algoritma baru yang bisa digunakan dalam sistem quantum, yaitu algoritma shor dan grover.
·         Algoritma Shor
Dengan menggunakan algoritma ini, sebuah komputer quantum dapat memecahkan sebuah kode rahasia yang saat ini secara umum masih sigunakan untuk mengamankan pengiriman data. kode RSA adalah kode yang sangat aman, karena kode RSA adalah kode yang tidak bisa dipecahkan dalam waktu yang sungkat dan membutuhkan ribuan komputer yang bekerja secara paralel.
·         Algoritma Grover
Adalah sebuah algoritma yang menawarkan percepatan kuadrat dibandingkan pencarian linier klasik untuk list tak terurut. Algoritma grover menggambarkan bahwa dengan menggunakan pencarian model quantum, pencarian dapat lebih cepat dari model komputasi klasik.

Implementasi Quantum Computing

NASA dan Google berbagi sebuah komputer kuantum untuk digunakan di Quantum Artificial Intelligence Lab menggunakan 512 qubit D -Wave Two yang akan digunakan untuk penelitian pembelajaran mesin yang membantu dalam menggunakan jaringan syaraf tiruan untuk mencari set data astronomi planet ekstrasurya dan untuk meningkatkan efisiensi searchs internet dengan menggunakan AI metaheuristik di search engine heuristical.
                 A.I. seperti metaheuristik dapat menyerupai masalah optimisasi global mirip dengan masalah klasik seperti pedagang keliling, koloni semut atau optimasi swarm, yang dapat menavigasi melalui database seperti labirin. Menggunakan partikel terjerat sebagai qubit, algoritma ini bisa dinavigasi jauh lebih cepat daripada komputer konvensional dan dengan lebih banyak variabel.
                Penggunaan metaheuristik canggih pada fungsi heuristical lebih rendah dapat melihat simulasi komputer yang dapat memilih sub rutinitas tertentu pada komputer sendiri untuk memecahkan masalah dengan cara yang benar-benar cerdas . Dengan cara ini mesin akan jauh lebih mudah beradaptasi terhadap perubahan data indrawi dan akan mampu berfungsi dengan jauh lebih otomatisasi daripada yang mungkin dengan komputer normal
Tidak, dengan adanya Quantum Computer. Quantum Computer, berbeda dengan banyak istilah lain, memang memakai fenomena quantumyang tidak bisa ditiru komputer konvensional. Ini bukan pengembangan komputer biasa, melainkan konsep yang baru sama sekali.
Quantum Computer adalah alat hitung yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum, misalnya superposisi dan keterkaitan, untuk melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah data dihitung dengan bit; dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan qubit. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat Quantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru yang sesuai dengan prinsip kuantum
Quantum Computer dapat memproses jauh lebih cepat daripada komputer konvensional. Pada dasarnya, quantum computer dapat memproses secara paralel, sehingga berkomputasi jauh lebih cepat.
Quantum Computer dapat jauh lebih cepat dari komputer konvensional pada banyak masalah, salah satunya yaitu masalah yang memiliki sifat berikut:

1.       Satu-satunya cara adalah menebak dan mengecek jawabannya berkali-kali
2.       Terdapat n jumlah jawaban yang mungkin
3.       Setiap kemungkinan jawaban membutuhkan waktu yang sama untuk mengeceknya
4.       Tidak ada petunjuk jawaban mana yang kemungkinan benarnya lebih besar: memberi jawaban dengan asal tidak berbeda dengan mengeceknya dengan urutan tertentu.


 Sumber : 

No comments:

Post a Comment