Pendahuluan
Quantum Computation adalah sebuah
ilmu yang studi yang berfokus pada teknologi komputer yang berdasarkan prinsip teori quantum, yang menjelaskan sifat
dan perilaku energi dan materi pada quantum (atom dan subatom).
Quantum Computer, adalah alat
hitung yang menggunakan mekanika quantum. Prinsip dasar komputer quantum adaah
bahwa sifat quantum dari partikel dapat digunakan untuk mewakili data dan
struktur data, dan bahwa mekanika quantum dapat digunakan untuk melakukan
operasi dengan data.
Entanglement
Entanglement adalah bagian dari
quantum computation. Apa itu entanglement? Entanglement adalah suatu teori
mekanika quantum yang menggambarkan seberapa cepat dan betapa kuatnya keterhubungan
partikel-partikel pada quantum computer.
Pengoperasian Data
Qubit
Komputer quantum memelihara
urutan qubit. Sebuah qubit tunggal dapat mewakili satu, nol, atau, penting. Sepasang
qubt dapat dalam superposisi quantum dari 4 negara, dan 3 qubit dalam
superposisi dari 8.
Sebuah contoh dari implementasi
qubit untuk komputer quantum bisa mulai dengan menggunaan partikel dengan 2
putaran menyatakan “down” dan “up”.
Algoritma pada
Quantum Computing
Sampai saat ini telah dikemukakan
2 algoritma baru yang bisa digunakan dalam sistem quantum, yaitu algoritma shor
dan grover.
·
Algoritma Shor
Dengan menggunakan algoritma ini, sebuah komputer quantum
dapat memecahkan sebuah kode rahasia yang saat ini secara umum masih sigunakan
untuk mengamankan pengiriman data. kode RSA adalah kode yang sangat aman,
karena kode RSA adalah kode yang tidak bisa dipecahkan dalam waktu yang sungkat
dan membutuhkan ribuan komputer yang bekerja secara paralel.
·
Algoritma Grover
Adalah sebuah algoritma yang menawarkan percepatan kuadrat
dibandingkan pencarian linier klasik untuk list tak terurut. Algoritma grover
menggambarkan bahwa dengan menggunakan pencarian model quantum, pencarian dapat
lebih cepat dari model komputasi klasik.
Implementasi Quantum Computing
NASA dan Google berbagi sebuah
komputer kuantum untuk digunakan di Quantum Artificial Intelligence Lab
menggunakan 512 qubit D -Wave Two yang akan digunakan untuk penelitian
pembelajaran mesin yang membantu dalam menggunakan jaringan syaraf tiruan untuk
mencari set data astronomi planet ekstrasurya dan untuk meningkatkan efisiensi
searchs internet dengan menggunakan AI metaheuristik di search engine
heuristical.
A.I. seperti metaheuristik dapat menyerupai
masalah optimisasi global mirip dengan masalah klasik seperti pedagang
keliling, koloni semut atau optimasi swarm, yang dapat menavigasi melalui
database seperti labirin. Menggunakan partikel terjerat sebagai qubit,
algoritma ini bisa dinavigasi jauh lebih cepat daripada komputer konvensional
dan dengan lebih banyak variabel.
Penggunaan metaheuristik canggih pada
fungsi heuristical lebih rendah dapat melihat simulasi komputer yang dapat
memilih sub rutinitas tertentu pada komputer sendiri untuk memecahkan masalah
dengan cara yang benar-benar cerdas . Dengan cara ini mesin akan jauh lebih
mudah beradaptasi terhadap perubahan data indrawi dan akan mampu berfungsi
dengan jauh lebih otomatisasi daripada yang mungkin dengan komputer normal
Tidak, dengan adanya Quantum
Computer. Quantum Computer, berbeda dengan banyak istilah lain, memang memakai
fenomena quantumyang tidak bisa ditiru komputer konvensional. Ini bukan
pengembangan komputer biasa, melainkan konsep yang baru sama sekali.
Quantum Computer adalah alat
hitung yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum, misalnya superposisi
dan keterkaitan, untuk melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah
data dihitung dengan bit; dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan
qubit. Prinsip dasar komputer kuantum adalah bahwa sifat Quantum dari partikel
dapat digunakan untuk mewakili data dan struktur data, dan bahwa mekanika
kuantum dapat digunakan untuk melakukan operasi dengan data ini. Dalam hal ini
untuk mengembangkan komputer dengan sistem kuantum diperlukan suatu logika baru
yang sesuai dengan prinsip kuantum
Quantum Computer dapat memproses
jauh lebih cepat daripada komputer konvensional. Pada dasarnya, quantum
computer dapat memproses secara paralel, sehingga berkomputasi jauh lebih
cepat.
Quantum Computer dapat jauh lebih cepat dari komputer
konvensional pada banyak masalah, salah satunya yaitu masalah yang memiliki
sifat berikut:
1.
Satu-satunya cara adalah menebak dan mengecek
jawabannya berkali-kali
2.
Terdapat n jumlah jawaban yang mungkin
3.
Setiap kemungkinan jawaban membutuhkan waktu
yang sama untuk mengeceknya
4.
Tidak ada petunjuk jawaban mana yang kemungkinan
benarnya lebih besar: memberi jawaban dengan asal tidak berbeda dengan
mengeceknya dengan urutan tertentu.
No comments:
Post a Comment